Kejuaraan Pencak Silat Jadi Media Tanamkan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda
Lumajang,monitorjatim.com-Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pelestarian pencak silat memiliki makna strategis dalam menjaga keaslian budaya nasional di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi.
Pencak silat tidak hanya diposisikan sebagai olahraga, tetapi juga sebagai warisan budaya bangsa yang memuat nilai-nilai luhur dan identitas nasional yang harus terus dirawat, terutama oleh generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Bupati Indah saat membuka Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java Tahun 2026 di GOR Wira Bakti Lumajang, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, kejuaraan pencak silat merupakan medium yang efektif untuk menanamkan nilai budaya, karakter, dan nasionalisme di tengah tantangan perubahan zaman.
“Di tengah arus globalisasi dan modernisasi, pencak silat menjadi salah satu benteng budaya bangsa. Melalui kejuaraan seperti ini, generasi muda tidak hanya berlatih fisik dan teknik, tetapi juga belajar tentang disiplin, penghormatan, persaudaraan, dan cinta tanah air,” ujar Bunda Indah.
Ia menilai, kejuaraan pencak silat memiliki peran ganda, yakni sebagai ajang pembinaan prestasi sekaligus sarana edukasi budaya. Dalam arena pertandingan, nilai-nilai tradisi diwariskan secara nyata, sehingga pencak silat tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
Bupati Indah juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen mendukung kegiatan olahraga tradisional yang berorientasi pada pelestarian budaya dan pembentukan karakter generasi muda. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tidak tercerabut dari akar budayanya.
“Pembangunan tidak boleh membuat kita kehilangan identitas. Justru melalui kegiatan seperti ini, kita meneguhkan jati diri bangsa sambil mendorong prestasi dan kreativitas anak muda,” imbuhnya.
Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026 yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring antarpesilat sekaligus memperluas gaung budaya pencak silat di tingkat regional.
Melalui kejuaraan ini, Bupati Indah berharap lahir generasi pesilat yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan dan kebanggaan terhadap budaya sendiri.
“Pencak silat adalah warisan bangsa yang harus kita jaga bersama. Mari jadikan kejuaraan ini sebagai ruang belajar, ruang persaudaraan, dan ruang penanaman nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.
Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026 diharapkan menjadi salah satu upaya konkret menjaga keberlanjutan pencak silat sebagai identitas budaya nasional sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya bangsa. (Bud)

0 Response to "Kejuaraan Pencak Silat Jadi Media Tanamkan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda"
Posting Komentar